Salam Perpisahan untuk Kawanku
Hello Anggun, jujur saja aku tidak sanggup menuliskan judul
itu pada tulisan yang kali ini aku alamatkan padamu, sungguh ! Berhubung aku
tidak bisa menggambar seperti Iru, atau tidak bisa bekerjasama mengekspresikan
diri untuk tidak menangis, tidak merajuk, membohongi isi hati seperti yang
lain, maka aku memilih menuliskannya. Yeah, kita sama-sama suka menulis dan
bersorak gembira ketika materi mendesign blog pada mata kuliah Aplikom ketika
mendapati diri kita mengetikkan ‘menulis’ sebagai most interesting job.
Anggun,
seperti katamu kita adalah orang asing 4 tahun lalu, well itu 3,7 tahun lalu
lebih tepatna. Aku tidak kenal kamu, begitu juga sebaliknya. Kita datang dari
daerah berbeda dengan kultur, bahasa, dan budaya yang berbeda namun tetap
Indonesia J Lantas kini aku malah berlarian
mencari orang asing itu, bertanya kabar, menduga, kemanakah kau akan pergi
kawan ?
Mbaaakk,,
aku lebih suka menyapamu dengan kata itu. Aku juga suka sekali ketika kamu
menyapaku dengan panggilan kesayanganku ‘Adek’. Aku senang sekali mengenalmu,
menertawai dan menangisi hal-hal bodoh, berpelukan, menjatuhkan, menguatkan,
terpuruk, bangkit, sakit, susah, senang. Aku hanya akan rindu. Aku tidak akan
menangis, sungguh !
Mbak,
tadi aku melarikan diri dari basecamp. Aku menghabiskan waktu mengingat-ingat
sejak kita duduk bersama dengan tampang polos di ruangan kecil Himpunan
Mahasiswa Jurusan Biologi. Perlahan-lahan memori itu maju ke masa-masa tahun
pertama kuliah. Aku terlalu sibuk mengurusi kawan-kawan seangkatan, dan aku
menepikanmu, sorry L.
Tahun kedua aku juga mulai sibuk dengan terjun organisasi kampus, dan sekali
lagi aku menepikanmu, I’m so sorry L. Tahun ketiga, kita seperti menemukan ritme terbaik
dalam alunan kehidupan kita, seperti mozaik. Kita kembali bersama menghabiskan
banyak waktu bersama. Orang bilang kita genk, bagiku tidak. Aku lebih suka
menyebutnya persahabatan bahkan persaudaraan. Kita semua tak terpisah ya,
permen karet. Dan ingatan terbaik dari memoriku adalah masa-masa kita ada di
tahun akhir yang penuh tekanan, penuh air mata, dan Alhamdulillah berakhir
bahagia.
Mbak,
waktu cepat berlalu ya, hitungan tahun itu berputar lebih cepat dari dugaanku.
Aku tahu dengan baik, kita tidak akan selamanya disini, tidak selamanya bersama,
dan terkadang kebersamaan terkadang membuat stagnan. Aku harus berpikir dewasa
bahwa kita harus menapaki takdir kita masing-masing tanpa harus kehilangan satu
sama lain. Perpisahan kali ini bukan berarti kita tidak akan bertemu lagi,
perpisahan hanya nasihat agar kita tetap akrab saat bertemu kembali.
Mbak
Anggun, tadi aku memutar kembali ingatan yang kau tahu ingatanku sulit sekali
untuk dipercayai hehe dengan backsound lagu ini. Dan well, ituuu cukup bikin
nyesek ! Here we go… I’ll always remember you by Miley Cyrus,, Listen !
I always knew this day would come, We’d be standing one by
one,
With our
future in our hands, So many dreams so many plans,
Always knew
after all these years, There’d be laughter there’d be tears
But never
thought that I’d walk away,
with so much
joy but so much pain, and it’s so hard to say goodbye
But yesterday
gone we gotta keep moving on
I’m so
thankful for the moments, so glad I got to know ya
The times
that we had I’ll keep like a photograph
Hold you in
my heart forever, I’ll always remember you
Another
chapter in the book can’t go back but you can look
And there we
are on every page, Memories I’ll always save
Up ahead on
the open doors, Who knows what were heading towards ?
I wish you
love, I wish you luck, For you the world just opens up
But it’s so
hard to say goodbye
Everyday that
we had all the good all the bad,
I’ll keep
them here inside, All the times that we shared
Every place
everywhere, You touched my life
Yeah one day
we’ll look back, we’ll smile, and we’ll laugh
But right now
we just cry, Cause it’s so hard to say goodbye
Aku
tidak menuliskan kesedihanku disini, aku tidak sedih lagi. Aku hanya akan
rindu. Dan, seperti katamu lagi, hal yang paling menarik dari rindu adalah
berharap temu. Maka aku akan merindukanmu sebesar aku mengharap temu.
Padang,
20 Maret 2014
Adik
kecilmu,
R.A
Perdana
P.S. kalo
lu ke sumbar lagi dan gak bilang-bilang sama gue, gue bakal datang ke Linggau
diam-diam dan nemuin lu idup-idup . Muhehehe *evil laugh






0 komentar:
Post a Comment