RSS

Selamat Ulang Tahun, Mama !!!



Ma, hari ini aku terjaga lebih awal dari biasa. 03.30 pagi.
Udara dingin yang menyeruak dari hujan yang enggan berhenti menggenangi tanah semalaman, benar-benar menguji telapak kakiku.
Berkali-kali aku benamkan kaki dalam-dalam ke dalam selimut, tapi hidungku malah makin meler.
Ugh, hujan come on !
Dulu aku suka sekali hujan, sekarang juga.
Hanya saja sekarang udara dingin tidak bersahabat baik lagi denganku.
Tubuhku selalu bermasalah dengan cuaca ini, sudahlah.
Dan aku kembali menulis, berpulang pada kesukaanku dulu.
Yang sering terlupa untuk aku sempatkan.

Ma, hari ini 22 Oktober. Selamat ulang tahun Mama !! :* ({})
Hari yang tak terlupakan oleh Kakek dan Nenek karna sepasang suami-istri ini melahirkan putri pertama yang menyempurnakan kebahagiaan rumah tangga mereka. Itu Mama.
Cinta yang menjadikan semua kebahagiaan terasa begitu haru sampai meneteskan air mata.
Begitupun aku, Ma.
Hidupku begitu sempurna, setidaknya bagiku. Ya ! Sangat sempurna, karna aku punya Mama.
Kebahagiaan apalagi yang harus aku minta ?
Mama entah kita hidup dalam suka ataupun duka
Entah kita bisa makan enak, entah kita bisa tidur nyenyak.
Asalkan kita bersama, semuanya terasa lebih mudah saja dijalani.
Bahagia itu letaknya dalam hati kita kan Ma ?
Hanya kita yang tahu pasti apakah kita bahagia atau tidak.

Ma, 49 tahun sudah mama berjuang menempuh hidup.
Berdamai dengan segala liku kehidupan.
Kadang membawa Mama terbang karna begitu membahagiakan.
Kadang menghempaskan Mama ke tanah karna begitu menyakitkan.
Ma, hampir setengah umur mama habiskan untuk menjadi istri dan Ibu yang baik untuk kita.
Izinkanlah kakak, mengucapkan terimakasih untuk semua waktu yang mama habiskan.
Untuk semua lelah yang mama rasakan, untuk semua sesak yang mama lapangkan.
Untuk semua mimpi yang mama tangguhkan.
Untuk semua ego yang mama tenangkan.

Ma, semoga mama selalu diberi kesehatan, diberi kemudahan, diberi kekuatan.
Diberi umur panjang, diberi kebahagiaan.
Sehat-sehat ma, ada banyak cerita hidup kakak yang menantikan mama jadi bagian di dalamnya.
Dan tentu saja ada banyak kerikil tajam yang menanti hidup Kakak di depan sana.
Ma, ada kesuksesan yang sedang kakak usahakan untuk Mama.
Ada kebahagiaan yang sedang kakak jemput untuk dibawa pulang buat Mama.
Dan hingga masa itu datang, bertahanlah dan berbahagialah Ma.
Segala duka dan nestapa doakanlah.
Semoga lekas sembuh hingga bisa kita ziarahi dengan sejuta makna.
Semua bahagia harapkanlah.
Semoga lekas berbuah dan kita mampu menikmati dengan rasa bahagia dan syukur dalam dada.

Maafkan kakak Ma, jika sampai di 21 tahun hidup kakak,
Belum banyak rasa bangga dan bahagia yang bisa kakak berikan dalam hati Mama.
Semoga secepatnya. Dan akan kakak segerakan Ma.
Semoga doa Mama selalu di dengar Allah.
Dikabulkan, dan diberikan jalan terbaik-Nya.

Dalam hening subuh yang dibalut rasa bangga,
Terimakasih untuk cinta tak berhingga.
Aku yang mencintaimu, Ma.
Kakak.

                                         Sarilamak, 22 Oktober 2014
                                         Reinadesunshine.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS