Aku pertama kali melihat hiasan ini di salah satu drama
Cantik sekali rupanya, terlebih maknanya
Kata orang, ini penangkap mimpi manusia
Percaya atau tidak, itu hak siapa saja
Aku memilih hanya iseng belaka
Apapun yang terjadi dalam hidup manusia
Tuhan punya kendali mutlak di dalamnya
Mimpi apa yang sedang aku harapkan jadi nyata ?
Banyak sekali, sampai aku lupa harus mengejar yang mana
Sekarang, aku hanya ingin bahagia.
Bahagia saja.
Caranya ?
Entahlah.
Karna mimpi saja tidak cukup,
Kau perlu berlari meraihnya.
Tapi bukan sekarang waktuku.
Ada hal-hal yang membuatku mengalah,
Pada awalnya aku kecewa, kenapa harus aku ?
Setelah semua yang sudah aku upayakan
Setelah semua yang sudah aku habiskan
Aku merasa hidup tidak adil padaku,
Tapi kau tahu kawan ?
Hidup bukan perkara adil atau tidak
Jika kau selalu menuntut keadilan
Meratapi semua ketidakberuntungan
Kau hanya hidup dengan air mata kesedihan
Aku belajar banyak hal, dari orang-orang di jalanan
Dari kejadian-kejadian,
Dari sekitaran
Dan aku menemukan bahwa egois bukan pilihan
Dan aku memilih bersabar dan belajar punya hati yang besar
Aku tidak bilang ini sesuatu yang mudah dijalankan
Semua sulit bagiku, tapi aku tidak punya banyak pilihan
Dan pilihan yang terakhir hanya bertahan
Bertahan, tidak enak kedengarannya bukan ?
Tapi bertahan adalah jawaban
Aku selalu percaya pada Tuhan Yang Maha Baik
Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik
Bahkan Tuhan selalu memberikan lebih dari sekedar baik
Dia punya rencana terbaik
Teruntuk mimpi-mimpiku yang terlanjur tumpah dalam cawan kehidupan,
Bersabarlah, entah ini akan jadi lama atau sebentar dalam penantian.
Doakan, Tuhan selalu bersama orang-orang yang sabar, kawan.
Aku akan menangkap setiap impian
Tidak ada kata terlambat bagi orang-orang yang mempertahankan mimpinya
Apalagi orang-orang yang berani meraihnya
Ini cuma masalah waktu, dan datanglah padaku jika sudah waktunya.
Aku tunggu dengan sabar dalam doa
Sarilamak, Dec 17, 2014
11.55 AM
Reinadesunshine
Dream Catcher
Minangkabau dalam Nyanyian dan Tulisan
"Minangkabau, Ranah nan den cinto"
Aku baru berjalan ke beberapa provinsi tetangga
Tapi entahlah aku masih tetap jatuh cinta pada tanah yang sama
Aku suka alamnya, budayanya, dan orangnya
Dulu, waktu SD dan SMP aku masih sempat belajar ilmunya
Sampai akhirnya ketika SMA dan kuliah aku tidak lagi membacanya
Lupa ? Tidak tentu saja
Walau aku lebih nyaman berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia
Jauh di dalam hatiku, aku menyimpan ketertarikan tersendiri
Yaa, harus diakui bahkan aku tidak benar-benar mampu memahami
Aku suka sekali datang ke acara pernikahan yang melibatkan unsur adat Minang
Aku suka pakaian adatnya,
Suka tata cara adatnya,
Suka musiknya,
Suka tariannya,
Suka semuanya.
Aku lahir, tumbuh, dan besar disini.
Walaupun aku baru belajar bahasa minang saat duduk di bangku SMP.
Bahkan ketika SMP susah sekali buatku mengerti dan mengucapkannya
Bukan karna keluargaku tidak mau mengajarkan
Tapi lingkungan tempat kami tinggal di dominasi dengan kebiasaan berbahasa Indonesia
Alhasil aku bisa di bilang tidak pernah belajar saat kecil dulu.
Sekarang aku sudah bisa berbahasa Minang dengan cukup fasih
Hanya sebatas aku dan lawan bicara mampu memahami apa yang dibicarakan
Banyak juga kata yang kadang aku tidak paham maknanya
Dan jujur saja ketika aku bertemu orang baru, sekalipun ia orang Minang
Aku akan refleks membalas obrolannya dengan bahasa Indonesia
Aku bukan tidak nyaman, aku takut salah mengucapkannya
Akhir-akhir ini, sejak aku lebih banyak menghabiskan waktu dirumah
Aku mulai tertarik lagi dengan bahasa Minang
Aku suka membaca buku pelajaran budaya alam minangkabau adik
Aku suka mendengarkan lagu minang
Ada daya tarik tersendiri ketika kau mulai jatuh cinta padanya
Lagu minang yang aku suka dengarkan ada banyak
Alasan aku mendengarkan juga banyak
Pertama, aku suka musiknya
Kedua, aku suka cara penyanyinya membawakannya, easy listening !
Ketiga, aku suka liriknya
Keempat, aku takjub dengan makna lagunya
Dan yang paling menarik dari lagu minang bagiku adalah maknanya
Dalam bahasa yang sederhana, ternyata maknanya luar biasa
Kemana saja aku selama ini ?
Baru sadar sekarang, lingkungan benar-benar mempengaruhi selera seseorang
Hahaha
Ada beberapa lagu yang kemudian jadi daftar lagu favorit
Aku putar berkali-kali, selain suka juga belajar memahami maknanya
Dan dari banyak lagu yang aku dengarkan,
maknanya ternyata dekat sekali dengan kehidupan.
Realita.
Terjadi di mana-mana.
Bahkan bisa di bilang “Nah, ini gue banget lagunya” hahaha
Beberapa lirik favorit nih. Masih banyak yang lain.
“Adiak manyuruak di lalang sahalai
Disalo samak bayang tampak juo
Usah bakilah kabakeh denai
Dibatin nan ko adiak lah tiado”
“Malang yo malang, hilang, lah hilang
Kasiah di sayang, mangganti bimbiang tangan samo nan lain
Lupokan janji-janji, Tinggakan mimpi-mimpi
Bungo basalo duri, manusuak cinto manikam hati”
“Bialah diak hujan tangah hari
Nak nyo tumbuah si rumpuik banto
Bialah diak denai surang diri
Kok jo ambo mungkin sansaro
Saumpamo bapisah indak denai bakaciak hati
Sajak dahulu denai lah tahu mimpi-mimpi ka tingga mimpi”
Paling favorit nih, karna gue banget !
“Rindu denai manuai galak, ingin denai maurai tangih
Salah denai harok batamu, walau uda lah baduo
Dulu hati dipamainkan, kini hati mampainkan
Lamo denai mancari jawek, lah batamu hilang pulo
Nan denai rusuahkan sarupo simalakamo
Manyasa batamu namun sakik kahilangan
Nan denai angankan kito ka biaso sajo
Nan denai rusuahkan bakawan ka maulang sayang”
Paling berkesan, karena pernah dinyanyiin pake gitar oleh seseorang,
Sediih banget lagunya
Kasih tak sampai versi minangnya haha
“Adiak ameh, denai loyang
Dima ka mungkin basatu
Adiak nan di Rumah Gadang
Lah biaso sanang
Hiduik kayo rayo
Denai nan banasib malang
Usah Rumah Gadang, pondok pun tak punyo
Minyak bacampua jo aia
Jaleh garih pambatehnyo
Adiak nio kawin lari
Denai nan tapikia, indak takao
Mangko denai nan tasuruik
Hati denai takuik, adiak kok sangsaro”
Hahaha yang gak ngerti nanti beli kamus bahasa minang yaa
Intinya lagu yang aku suka masih sama lagu ballad
Galau semua deh maknanya,
Tapi masih ada banyak lagu minang dengan musik up beat
Yang gak kalah seru kalo diputar dalam suasana dan acara yang membahagiakan
Ini cuma masalah selera, hahaha :v
Begitulah awal mula aku terpesona,
Lalu jatuh cinta pada budaya
Sungguh negeri yang kaya raya
Dan sungguh indah ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa
Whatever happen in my life,
Whenever I live my life,
I am a Minangkabau people !
And if they drag me through the mud,
It doesn’t change what’s in my blood !
Sarilamak, Dec 9, 2014
03.36 PM
Reinadesunshine
KIM
Aku mengenalmu secara tidak sengaja
Dalam sebuah pesta
Dengan dandanan yang menawan
Romastis sekali bukan ?
Aku baru sekali ini melihat rupamu
Ya Tuhan inikah cara jatuh cinta pandangan pertama buatku ?
Sayang, ini bukan pria tampan bak pangeran
Tapi sebuah permainan yang membawa kebahagiaan
Sebuah permainan yang bermodal kehokian.
Bukan judi, karna dimainkan bukan buat taruhan.
Ini justru menumbuhkan semangat kebersamaan
Apalagi dalam sebuah acara syukuran pernikahan
Semua berbahagia, semua tertawa,
Bahkan kalahpun tetap bersuka cita
Meriah sekali bukan ?
Aku suka moment ini, kekeluargaan dan kebersamaan
Lupa sudah mereka yang berbilang hari dan bulan sibuk menyiapkan semua
Lelah terbayarkan dengan tawa
Jika aku adalah mempelainya,
Sungguh tidak akan pernah cukup rasa terima kasih atas semua jasa
Cukuplah melihat semua berbahagia jadi kado berharga
Serunya lagi, dengerin angka dalam nyanyian.
Ini cuplikan liriknya, spesial buatmu kawan
“Karambia satandan labek
Baminyak tangah kuali
Bialah balaki gaek
Sagalo kandak dapek di bali
Dari tigo puluah ampek
Disinan mamak maisi
Jan lah sampai mamak sasek
Usah ragu di dalam hati”
Pada nyanyian itu disebutkan angka tigo puluah ampek = 34
Lingkari angka di kertas
Kalau nanti satu barisnya terlingkari kamu bisa maju
Cek angka dan dapat hadiah
Seru bukan ?
Terimakasih KIM,
Sudah mengundangku datang, dan berkenalan
Senang mengenalmu, semoga selalu membawa kebahagiaan
Lain kali, ketemu lagi yaa !
Sarilamak, Dec 7 2014
07.23 PM
Reinadesunshine





